
Sorong – Dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda 2025, Universitas Terbuka Sorong menjalin kerja sama dengan Komando Daerah TNI Angkatan Laut XIV untuk menyelenggarakan kegiatan donor darah. Acara kemanusiaan ini dilaksanakan di Kampus UT Sorong, Jalan Basuki Rahmat, Klawalu, Distrik Sorong Timur, Kota Sorong, Provinsi Papua Barat Daya, pada Sabtu (25/10/2025).
Kegiatan tersebut mencerminkan kuatnya sinergi antara institusi pendidikan, aparat pertahanan, dan masyarakat dalam menumbuhkan kepedulian sosial. Donor darah ini dipimpin langsung oleh Direktur UT Sorong, Michel Jacson Nalawo Potolau, M.AP., serta diikuti oleh personel Kodaeral XIV, unsur TNI-Polri wilayah Sorong, mahasiswa UT Sorong, dan warga sekitar. Partisipasi lintas elemen ini menjadi gambaran nyata semangat gotong royong yang sejalan dengan nilai-nilai Sumpah Pemuda.
Dalam sambutannya, Direktur UT Sorong menyampaikan penghargaan kepada seluruh pihak yang terlibat. Ia menekankan bahwa kegiatan donor darah bukan hanya bentuk aksi kemanusiaan, tetapi juga wujud nyata pengabdian dan solidaritas sosial yang perlu terus dipelihara.
Sebagai perguruan tinggi dengan sistem pembelajaran jarak jauh, Universitas Terbuka menawarkan fleksibilitas bagi mahasiswanya untuk belajar tanpa harus hadir secara fisik di kelas. Proses perkuliahan dapat diikuti secara daring dari berbagai wilayah, tanpa terikat ruang dan waktu. Model ini menjadi keunggulan UT dalam membuka akses pendidikan tinggi yang lebih merata, khususnya bagi masyarakat di kawasan timur Indonesia, termasuk Papua Barat Daya.
Meski dikenal sebagai “kampus online,” UT Sorong menunjukkan komitmennya untuk tetap hadir secara langsung di tengah masyarakat. Kegiatan donor darah ini menjadi bukti bahwa interaksi sosial, kebersamaan, dan kepedulian tetap menjadi bagian penting dari perjalanan UT, meskipun proses akademiknya berbasis jarak jauh.
Aksi donor darah ini juga sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), terutama tujuan yang menitikberatkan pada kesehatan dan kesejahteraan serta penguatan kemitraan. Melalui kontribusi donor darah, peserta tidak hanya membantu menyelamatkan nyawa, tetapi juga mendukung terciptanya sistem kesehatan yang inklusif dan berkelanjutan. Kolaborasi antara UT, TNI-Polri, dan Palang Merah Indonesia menjadi contoh konkret pentingnya kerja sama lintas sektor dalam menghasilkan dampak sosial yang luas.
Lebih dari sekadar kegiatan sosial, momen ini menegaskan peran Universitas Terbuka sebagai institusi pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada akademik, tetapi juga memiliki tanggung jawab moral terhadap masyarakat. UT Sorong terus berupaya menanamkan nilai empati, kepedulian sosial, dan semangat kebersamaan kepada seluruh sivitas akademika.
Kegiatan donor darah di UT Sorong menjadi simbol bahwa semangat Sumpah Pemuda tidak berhenti pada slogan, tetapi diwujudkan melalui tindakan nyata untuk kemanusiaan. Diharapkan, nilai persatuan, pengabdian, dan kepedulian sosial semakin tertanam kuat dalam diri generasi muda Indonesia, khususnya di Papua Barat Daya.